Jumat, 07 April 2017

Manfaat waru landak bagi kesehatan



Manfaat waru landak untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, jarang diketahui oleh banyak orang. Selama ini, waru landak hanya dikenal sebagai bunga hias yang sering terlihat di taman atau pelataran rumah saja. Padahal, daun waru landak berguna untuk mengobati beberapa penyakit seperti reumatik, kanker, keputihan, dan banyak lagi. 

Waru landak adalah jenis tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga Malvaceae, Tanaman waru landak memiliki bahasa latin yaitu Hibiscus mutabilis L. Waru landak biasa disebut dengan nama daerah di Indonesia yaitu bunga waktu besar atau saya ngali – ngali.

Waru landak merupakan tanaman liar yang habitat aslinya adalah hutan. Mungkin karena bunganya yang indah, membuat banyak orang menanamnya di pot – pot untuk menghiasi halaman rumah mereka.
Tumbuhan ini memiliki banyak rambut halus, daunnya berukuran besar dengan ujung yang lancip dan pinggirnya bergerigi. Bunga waru landak memiliki garis tengah sekitar 10 cm, yang muncul dari ketiak daunnya. Warna bunga antara putih dan pink. Sedangkan buahnya berbentuk bulat, dengan panjang sekitar ¼ meter.

Zat kimia yang terdapat di dalam daun waru landak seperti tannin, asam amino, fenol, dan gula reduksi. Bunganya mengandung cyanidine, antosianin, hyperin, isoquercitrin, hyperoside, quercetin, rutin, glucoside, quercimetrin, dan spiraeoside.

 Efek farmakologis yang terdapat dalam bunga waru landak seperti antibiotik, anti inflamasi, anti bengkak, antineoplastik, hemostatik, dan antitoksik. Bagian tanaman waru landak yang digunakan untuk pengobatan adalah bunga, daun, dan akarnya.

Manfaat waru landak :


  • Menghambat sel kanker


Tanaman obat ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker seperti kanker payudara, kanker kulit, esophagus, cardia, stomach, dan kanker paru – paru. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, anda dapat menyiapkan bunga dan daun waru landak 10 sampai 30 gram yang sudah dikeringkan atau 50 sampai 150 gram daun waru landak yang segar. Setelah itu direbus dengan 3 gelas air sehingga menjadi 1 gelas. Minum 1 gelas ramuan tersebut sehari sekali.


  • Mengobati kanker kulit 


Radiasi UV dan faktor lainnya dapat mengakibatkan kanker kulit. Obati penyakit ini dengan cara alami. Sediakan 27 gram daun kering waru landak, rebus dengan 750 ml air hingga tersisa 250 ml. Saring dan minum airnya setiap malam hari. Cara ini juga efektif untuk mengatasi kanker esophagus dan kanker paru-paru.


  • Mengatasi gondongan 


Daun waru landak juga dapat digunakan untuk mengobati gondongan secara alami. Caranya, jemur daunnya kemudian tumbuk hingga menjadi bubuk. Campur bubuk ini dengan putih telur, kemudian aduk hingga menjadi pasta. Oleskan pasta ini pada area sekitar leher anda.


  • Meredakan batuk kronis 


Bukan hanya penderita yang tersiksa dengan batuk kronis, orang di sekitarnya pun ikut terganggu. Untuk meredakan penyakit ini, siapkan bahan-bahan alami. Ambil 50 gram bunga waru landak, 15 gram jamur putih (Tremella fuciformis berk) yang dikeringkan, dan 7 gram kulit jeruk mandarin juga dikeringkan. Rebus bersama 500 ml air selama ½ jam, gunakan api kecil saja. Saring dan minum airnya saat hangat, sedangkan jamurnya dapat dikonsumsi.


  • Mengatasi keputihan 


Bau tak sedap yang timbul akibat keputihan, tentu sangat mengganggu kaum wanita. Untuk mengatasi gangguan kesehatan ini, gunakan cara alami. Rebus daun waru landak yang dikeringkan sebanyak 25 gram bersama 2 gelas air, sampai airnya menyusut separuh dari semula. Minum airnya, setelah agak dingin tentunya. Lakukan cara ini dengan rutin hingga sembuh.


  • Infeksi paru-paru


Infeksi paru – paru  dapat disembuhkan dengan tanaman waru landak dengan cara menyiapkan 10 sampai 30 gram daun waru landak yang sudah dikeringkan kemudian air tersebut digodok lalu diminum secara rutin. Semoga infeksi paru-paru akan segera menghilang jika mengkonsumsi ramuan ini secara rutin.

Perhatian : Wanita hamil sebaiknya menghindari menggunakan waru landak.



Cara memperbesar dan mengencangkan payudara secara alami tanpa efek samping

Klik Disini

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar